2008 baru berlalu beberapa saat, baru dua bulan. tapi cukup banyak kejadian penting yang terjadi, tentu yang terkait dengan diriku (baca: gossip dan infotainment tidak masuk hitungan, termasuk berita wafatnya Bpk.Soeharto).
dan kurang dari 20 jam, aku akan memulai menjalani hubungan SLI yang disertai perbedaan waktu. huehehehe...
cemas, apa bisa ya? waktu SLJJ aja uda ribet. beberapa kali berdebat hanya masalah waktu. apalagi SLI?
kata orang sih, ini bisa jadi ajang pengujian sebelum ke jenjang berikutnya. kalau lolos berarti sudah mantap. tapi apa lantas mereka yang tidak pernah "diuji" SLI berarti tidak mantap? ini kan masalah kesempatan juga.
menurutku, SLJJ dan SLI tidak hanya sekedar menguji kesetiaan. kesetiaan pada komitmen tentu ada dan penting. tapi komitmen yang dijalani hanya karena "wajib" pasti tidak baik karena hanya menjadi rutinitas tanpa makna. apalagi kalau komitmen dilakukan hanya karena "ndak enak-an".
kata mereka, waktu itu tidak akan kerasa. ya emang sih, tidak terasa kalau kita sibuk. dua kali bertandang ke luar jawa untuk periode waktu tertentu, memang tidak terasa. tapi itu kan karena aku sangat sibuk. nah, kalau pas nganggur? kalau masi SLJJ masih bisa dey langsung tat-tit-tut-halo dan cuap-cuap untuk melepas rindu dan mengeluarkan segenap emosi jiwa... kalau SLI? tekooooooooooooor

kata para ahli percintaan, komunikasi itu amat penting dalam relasi apa pun. nah, lagi-lagi faktor finansial berperan. huehehe.. pengorbanan? pastilah. tapi masa iya pengorbanan ampe diet ketat? hueuhehehe...
katanya, apa tidak rela dia berangkat?
kataku, bukan tidak relaaa....
tapi?
tapi... pengen ikut...huehehehe..
(
kangen).
apalah.. bebas interpretasi.
yang pasti, kurang dari 20 jam, aku akan ada di airport untuk menghantarnya...
at least, itu yang bisa aku pastikan setelah sekian lama aku dihantar dan dijemput disertai dinantikan sekian waktu bila aku kudu lembur. huehehehe....